header niko 728 x 90

cctv memberikan bukti bahwa Jessica banyak bohongnya

| July 13, 2016 | 0 Comments

Kog bisa ya, Jessica itu mengelak banyak, padahal ada di cctv, dari cctv itu terlihat bahwa jessica itu banyak bohongnya.

aksa penuntut Sandy Handika memutar rekaman kamera pengintai atau closed-circuit television (CCTV) di kafe Oliver Grand Indonesia saat Wayan Mirna Salihin wafat sesudah minum kopi pada 6 Januari 2016. Rekaman itu menyangkal banyak info Jessica Kumala Wongso, terdakwa pembunuhan itu, pada beberapa rekannya.

sumber foto: m.tempo .co

sumber foto: m.tempo .co

Sidang pembunuhan itu di gelar kembali hari ini, Rabu, 13 Juli 2016, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Jaksa mendatangkan saksi Hani Juwita, rekan minum Jessica serta Mirna waktu itu. Ketiganya adalah kawan kuliah di Australia.

Mirna mengajak Hani temaninya minum kopi berbarengan Jessica di Oliver. Menurut Hani, mereka janji berjumpa di kafe itu pada jam 18. 30. “Jam 3. 30 sore, Mirna bertanya di group WhatsApp, ‘Jess, masihlah di Sunter? ’ Jessica menjawab, ‘Iya, lagi di jalan, ” ucap Hani.
Kenyataannya, dalam rekaman itu, tampak Jessica telah ada di kasir pada jam 15. 30, waktu menjawab pertanyaan Mirna itu.

Sejam lalu, tutur Hani, Jessica kembali berikan berita kalau ia telah tiba di kafe serta sudah pesan tempat. “Jessica katakan, ‘Hello girls, I’m here atas nama Jessica’, ” katanya.
Hani menjelaskan Jessica terlebih dulu sudah menyampaikan akan tiba lebih cepat ke kafe itu lewat pesan group. Bahkan juga, sekitaran jam 13. 00, Jessica kirim photo menu makanan di kafe Olivier serta tawarkan makanan padanya, Mirna, serta Vera.

Jaksa Sandy bertanya argumen Jessica berbohong pada Hani. Sebelumnya pernah dijawab, kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan, menginterupsi serta menyampaikan keberatan lantaran perkataan jaksa masuk rangkuman. Majelis hakim juga lalu terima keberatan itu, serta sidang kembali dilanjutkan.

 

BANNER FREE MEMBER
BANNER FREE MEMBER

Category: trend

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *